Kampar – Anggota DPRD Kabupaten Kampar, Ropii Siregar, mendapat apresiasi dari warga di daerah pemilihannya. Sejumlah baliho berisi ucapan terima kasih terlihat terpasang di Desa Salo dan Desa Siabu, Kecamatan Salo, sebagai bentuk penghargaan atas pembangunan jalan yang telah direalisasikan, Selasa (14/04/2026).
Baliho tersebut dipasang warga setelah rampungnya pembangunan perkerasan beton jalan di dua desa tersebut pada awal 2026. Di Desa Salo, jalan rabat beton dibangun sepanjang 120 meter, sementara di Desa Siabu mencapai 156 meter.
Warga menilai pembangunan tersebut berdampak langsung terhadap kemudahan aktivitas sehari-hari. Sebelumnya, kondisi jalan disebut kerap rusak dan sulit dilalui, terutama saat musim hujan.
“Sekarang jalan sudah bagus, tidak becek lagi kalau hujan. Kami sangat terbantu,” kata Syafruddin, warga Desa Salo.
Menurut Syafruddin, pemasangan baliho merupakan inisiatif warga sebagai bentuk terima kasih atas perhatian yang diberikan terhadap kebutuhan infrastruktur desa.
“Ini bentuk rasa syukur kami. Apa yang dibangun memang sangat kami butuhkan,” ujarnya.
Ropii Siregar mengatakan pembangunan jalan menjadi salah satu prioritas yang ia dorong sebagai wakil rakyat dari dapil Kampar 1, meliputi Kecamatan Bangkinang Kota, Bangkinang, Salo, Kuok, XIII Koto Kampar, dan Koto Kampar Hulu.

Ia menegaskan, pembangunan tersebut merupakan bagian dari komitmennya dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat, khususnya terkait akses dasar yang berdampak pada perekonomian warga.
“Kita fokus pada kebutuhan masyarakat. Jalan ini penting untuk menunjang aktivitas ekonomi dan mobilitas warga,” kata Ropii.
Ropii juga menyebut langkah yang dilakukannya sejalan dengan arahan partai PDI Perjuangan agar kader terus hadir dan bekerja nyata untuk masyarakat kecil.
“Amanah partai jelas, kita harus selalu berpihak pada wong cilik dan bekerja nyata di tengah masyarakat,” ujarnya.
Selain itu, ia menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Kampar, khususnya Bupati Ahmad Yuzar dan Wakil Bupati Misharti, atas dukungan dalam pembangunan daerah.
Menurutnya, sinergi antara eksekutif dan legislatif menjadi kunci dalam mendorong pembangunan yang merata.
“Hubungan yang baik antara eksekutif dan legislatif sangat penting agar program pembangunan berjalan optimal dan manfaatnya dirasakan masyarakat luas,” tutupnya.(ADV)






