Bangkinang – Pemeriksaan Interim Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kabupaten Kampar Tahun Anggaran 2025 resmi dimulai. Ahmad Yuzar meminta seluruh jajarannya bersikap terbuka dan tidak menutup-nutupi data selama audit oleh Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK) RI Perwakilan Riau berlangsung.
Hal itu disampaikan Ahmad Yuzar saat memimpin entry meeting bersama Tim BPK RI Perwakilan Riau di Ruang Rapat Lantai III Kantor Bupati Kampar, Rabu (18/2). Pertemuan tersebut turut dihadiri Penjabat Sekretaris Daerah Kampar Ardi Mardiansyah, seluruh kepala OPD, camat se-Kabupaten Kampar, serta para kepala bagian di lingkungan Sekretariat Daerah.
“Pemeriksaan interim ini sangat krusial. Saya minta seluruh OPD, camat, dan kabag memberikan akses data seluas-luasnya serta proaktif berkoordinasi dengan tim auditor. Jangan ada yang ditutup-tutupi,” tegas Ahmad Yuzar.
Menurutnya, audit interim menjadi tahapan penting untuk memastikan pengelolaan keuangan daerah berjalan sesuai aturan dan prinsip akuntabilitas. Ia juga menginstruksikan setiap kepala satuan kerja menyiapkan dokumen pendukung secara lengkap, akurat, dan tepat waktu guna memperlancar proses pemeriksaan.
Tim BPK RI Perwakilan Riau menjelaskan, pemeriksaan interim bertujuan memantau tindak lanjut hasil pemeriksaan sebelumnya serta melakukan pengujian substantif terhadap transaksi keuangan tahun anggaran 2025 yang sedang berjalan. Audit ini dijadwalkan berlangsung selama satu bulan ke depan.
BPK berharap seluruh organisasi perangkat daerah dapat memberikan data, dokumen, serta konfirmasi yang dibutuhkan secara cepat dan akurat agar proses audit berjalan efektif.
Di sela kegiatan, Ahmad Yuzar juga menyampaikan pesan menjelang Ramadan 1447 Hijriah. Ia mengajak seluruh aparatur sipil negara di lingkungan Pemkab Kampar menjaga integritas dan tetap optimal dalam bekerja selama bulan suci.
“Selamat menyambut dan menjalankan ibadah puasa Ramadan 1447 H. Semoga membawa keberkahan bagi kita semua dalam membangun Kampar yang lebih maju. Jadikan kerja keras selama Ramadan sebagai bagian dari ibadah,” ujarnya.
Pada akhir pertemuan, Bupati Kampar menandatangani persetujuan Surat Tugas Tim BPK RI Perwakilan Riau sebagai tanda dimulainya rangkaian pemeriksaan.
Pemerintah Kabupaten Kampar menargetkan hasil audit ini dapat mempertahankan sekaligus meningkatkan kualitas laporan keuangan daerah, serta memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel.(ADV)






