Bangkinang Kota – Pemerintah Kabupaten Kampar terus mengakselerasi pengembangan sektor pariwisata dengan menggandeng pihak swasta. Bupati Kampar, Ahmad Yuzar, menegaskan kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam menciptakan destinasi wisata yang kompetitif sekaligus berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.
Penegasan itu disampaikan Ahmad Yuzar saat menerima audiensi jajaran manajemen deKotoz di Ruang Kerja Bupati Kampar, Selasa (10/2/2026). Ia didampingi Penjabat Sekretaris Daerah Ardi Mardiansyah serta Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kampar Afdal.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas pola kemitraan strategis dalam pengelolaan destinasi wisata. Ahmad Yuzar menyebut pemerintah tidak dapat bekerja sendiri dalam membangun sektor pariwisata yang berkelanjutan.
“Sinergi dengan sektor swasta sangat penting agar pengelolaan destinasi lebih profesional, memiliki standar layanan yang baik, namun tetap menjaga nilai-nilai lokal sebagai identitas daerah,” ujar Ahmad Yuzar.
Ia menambahkan, penguatan kolaborasi ini diharapkan memberi efek berganda terhadap perekonomian daerah, khususnya bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sekitar kawasan wisata.
Kepala Disparbud Kampar Afdal menyatakan pihaknya siap menyelaraskan program promosi daerah dengan agenda kegiatan yang dikembangkan deKotoz. Kolaborasi akan difokuskan pada penguatan promosi terpadu, peningkatan kualitas layanan, serta pengemasan paket wisata berbasis potensi lokal.
Menurut Afdal, Kampar memiliki sejumlah destinasi unggulan yang dapat menjadi daya tarik wisatawan, seperti Danau Rusa dan Candi Muara Takus yang merupakan situs bersejarah peninggalan masa Hindu-Buddha di Riau.
Sementara itu, manajemen deKotoz menyambut positif inisiatif kolaborasi tersebut. Mereka menyatakan komitmen untuk terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, terutama dalam pengembangan infrastruktur pendukung agar selaras dengan rencana tata ruang dan arah pembangunan pariwisata Kabupaten Kampar.
Audiensi yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban itu diharapkan menjadi langkah awal terbangunnya kemitraan berkelanjutan antara pemerintah dan swasta, guna memperkuat posisi Kampar sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Provinsi Riau.(ADV)






