Bangkinang Kota – Wakil Bupati Kampar Misharti menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Kampar dalam mendukung berbagai program strategis nasional, mulai dari pengendalian inflasi, percepatan program rumah rakyat, hingga penguatan produk halal bagi pelaku UMKM.
Komitmen tersebut disampaikan Misharti saat mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi yang dirangkaikan dengan evaluasi Program 3 Juta Rumah serta sosialisasi penyelenggaraan jaminan produk halal secara virtual di Ruang Media Center Bangkinang Kota, Senin (20/4).
Dalam rapat yang dipimpin Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri RI Komjen Pol Tomsi Tohir itu, pemerintah daerah diminta terus memperkuat langkah pengendalian inflasi guna menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok di tengah masyarakat.
Misharti mengatakan inflasi menjadi persoalan yang harus ditangani serius karena berdampak langsung terhadap kondisi ekonomi warga, terutama daya beli masyarakat.
“Inflasi bukan hanya soal angka, tetapi menyangkut kesejahteraan masyarakat. Pemerintah daerah harus hadir dengan solusi nyata agar daya beli masyarakat tetap terjaga,” kata Misharti.
Menurut dia, Pemkab Kampar terus memperkuat koordinasi lintas sektor melalui pengawasan distribusi pangan, pemantauan harga pasar, dan pemberdayaan petani lokal guna memastikan pasokan kebutuhan pokok tetap stabil.
Selain isu inflasi, rakor juga membahas evaluasi pelaksanaan Program 3 Juta Rumah yang menjadi program prioritas pemerintah pusat untuk menyediakan hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
Misharti menyampaikan kebutuhan rumah layak di Kabupaten Kampar terus meningkat seiring pertumbuhan penduduk dan perkembangan wilayah.
Namun demikian, ia mengakui masih terdapat sejumlah tantangan dalam pelaksanaan program tersebut, di antaranya penyediaan lahan dan keterjangkauan harga rumah bagi masyarakat.
Meski begitu, Pemkab Kampar disebut siap bersinergi dengan kementerian terkait, pengembang perumahan, dan sektor perbankan guna mempercepat realisasi program rumah rakyat di daerah.
“Program rumah rakyat sangat penting bagi masyarakat. Pemerintah daerah siap mendukung percepatan realisasinya melalui kolaborasi dengan semua pihak,” ujarnya.
Pada agenda sosialisasi jaminan produk halal, Misharti juga menekankan pentingnya sertifikasi halal bagi produk UMKM lokal, terutama sektor kuliner dan olahan pangan yang berkembang di Kabupaten Kampar.
Ia menilai sertifikasi halal dapat meningkatkan kepercayaan konsumen sekaligus memperluas akses pasar bagi pelaku usaha lokal.
“Produk halal adalah jaminan kualitas dan kepercayaan. Dengan sertifikasi halal, UMKM Kampar akan lebih mudah menembus pasar nasional bahkan internasional,” ucapnya.
Misharti menambahkan Pemerintah Kabupaten Kampar akan terus mendukung kebijakan nasional yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.
“Sinergi pusat dan daerah menjadi kunci. Kampar siap menjadi bagian dari upaya nasional menjaga stabilitas ekonomi, memperkuat UMKM, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tutupnya.(Adv)






