Dishub Kampar Tinjau Taman Kota Bangkinang Usai Laporan Parkir Liar dari Warga

KAMPAR – Laporan dugaan parkir liar di kawasan Taman Kota Bangkinang ditindaklanjuti oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Kampar. Pada Rabu (4/2/2026) malam, sejumlah personel Dishub turun langsung ke lokasi untuk memastikan kondisi di lapangan sekaligus mengevaluasi pengelolaan parkir di area tersebut.

Peninjauan dilakukan setelah adanya laporan masyarakat kepada Bupati Kampar terkait aktivitas parkir yang diduga tidak sesuai aturan.

Kegiatan ini juga merujuk pada Peraturan Bupati Kampar Nomor 41 Tahun 2025 tentang Pedoman Pengelolaan Perparkiran Kabupaten Kampar.

Rombongan dipimpin Kepala Dishub Kampar Aidil yang diwakili Pelaksana Tugas Kepala UPT Perparkiran Dishub Kampar, Syukri Makmur.

Sejumlah petugas tampak melakukan pengecekan di beberapa titik parkir yang berada di sekitar taman kota, khususnya di ruas Jalan Jenderal Ahmad Yani Bangkinang dan Jalan M Yamin Bangkinang.

Syukri mengatakan, laporan warga menjadi perhatian serius pemerintah daerah karena kawasan Taman Kota Bangkinang merupakan ruang publik yang ramai dikunjungi masyarakat, terutama pada malam hari.

“Ada laporan dari masyarakat kepada Bupati Kampar terkait adanya parkir liar di daerah Taman Kota Bangkinang. Maka kami turun untuk melihat langsung kondisi sebenarnya,” ujar Syukri di lokasi.

Berdasarkan hasil pengecekan, Dishub tidak menemukan adanya juru parkir liar. Petugas yang berada di lapangan diketahui merupakan juru parkir resmi yang berada di bawah pengelolaan ketua parkir dan telah mengantongi kontrak kerja sama dengan Dishub Kampar.

Menurut Syukri, terdapat tiga orang juru parkir resmi yang bertugas di titik parkir tepi jalan umum di kawasan tersebut. Mereka beroperasi sesuai ketentuan dan berada dalam pengawasan Dishub.

“Parkir yang dilaksanakan di daerah Taman Kota ini merupakan parkir tepi jalan umum. Juru parkir yang ada itu resmi, kontrak dengan Dishub, jumlahnya tiga orang,” jelasnya.

Meski tidak ditemukan pelanggaran berupa parkir liar, Dishub tetap melakukan penertiban di area tikungan pertemuan Jalan Ahmad Yani dan Jalan M Yamin.

Lokasi tersebut telah ditetapkan sebagai zona larangan parkir karena dinilai rawan mengganggu arus lalu lintas.

Syukri menegaskan bahwa area di tikungan tersebut harus dikosongkan demi menjaga keselamatan pengguna jalan serta kelancaran kendaraan yang melintas.

“Lokasi di tikungan Jalan A Yani–M Yamin sudah ditetapkan sebagai daerah dilarang parkir. Itu harus steril,” tegasnya.

Selain itu, Dishub juga menemukan beberapa kios kopi keliling yang mangkal di sekitar area parkir tepi jalan umum. Keberadaan pedagang tersebut dinilai dapat memicu kepadatan dan mengurangi ruang parkir yang telah ditentukan.

Petugas kemudian memberikan imbauan agar para pedagang tidak menempati area yang telah ditetapkan sebagai lokasi parkir maupun zona larangan parkir.

Dalam kegiatan tersebut, Dishub turut melakukan sosialisasi kepada masyarakat sekitar mengenai aturan pengelolaan perparkiran dan pentingnya mematuhi rambu serta ketentuan zona parkir.

Pemerintah daerah, kata Syukri, berkomitmen untuk terus melakukan pengawasan secara berkala guna memastikan pengelolaan parkir berjalan tertib dan sesuai regulasi.

“Kami akan terus melakukan pengawasan dan penataan agar parkir di kawasan ini tertib, aman, dan tidak mengganggu kenyamanan masyarakat,” tutupnya.(Advertorial)

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam