Komisi I DPRD Rokan Hulu Pelajari Inovasi Satpol PP Kampar, dari Patroli Intensif hingga Satpol PP Desa

KAMPAR – Komisi I DPRD Kabupaten Rokan Hulu melakukan kunjungan kerja ke Kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kampar, Kamis (19/2/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk mempelajari secara langsung berbagai inovasi dan strategi yang diterapkan Satpol PP Kampar dalam menjaga ketertiban umum dan ketenteraman masyarakat, termasuk pola patroli intensif dan program Satpol PP Desa.

Rombongan Komisi I DPRD Rokan Hulu disambut oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Satpol PP Kabupaten Kampar, Zulfikar, didampingi Kepala Bidang Perlindungan Masyarakat (Kabid Linmas) Edi Bahren, bersama jajaran di lingkungan Satpol PP Kampar.

Plt Kepala Satpol PP Kampar, Zulfikar, mengatakan kunjungan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat koordinasi sekaligus berbagi pengalaman dalam pelaksanaan tugas penegakan peraturan daerah.

“Kunjungan ini bertujuan untuk melihat secara langsung pelaksanaan tugas dan program Satpol PP Kampar, sekaligus berdiskusi mengenai strategi yang kami terapkan dalam menjaga ketertiban umum,” kata Zulfikar.

Ia menjelaskan, Satpol PP Kampar secara rutin melaksanakan patroli pengawasan setiap hari, mulai pagi, sore, hingga malam hari. Patroli tersebut difokuskan pada lokasi-lokasi yang berpotensi menimbulkan gangguan ketertiban umum, seperti kawasan publik, pusat aktivitas masyarakat, dan titik-titik rawan pelanggaran peraturan daerah.

Selain patroli rutin, Satpol PP Kampar juga melaksanakan patroli pelajar sebagai langkah preventif. Kegiatan ini bertujuan untuk mengawasi aktivitas pelajar di luar sekolah pada jam belajar, sekaligus mencegah potensi kenakalan remaja yang dapat mengganggu ketertiban.

Satpol PP Kampar juga meningkatkan intensitas patroli menjelang dan selama bulan suci Ramadhan. Penguatan pengawasan dilakukan guna memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman, serta menjaga situasi tetap kondusif.

“Selama Ramadhan, kami meningkatkan patroli dan pengawasan, terutama di lokasi yang menjadi pusat aktivitas masyarakat, guna menjaga ketertiban dan ketenteraman,” ujarnya.

Selain pendekatan penegakan, Satpol PP Kampar juga mengedepankan pendekatan persuasif melalui program Srikandi Syariah. Program ini melibatkan personel perempuan untuk memberikan imbauan secara humanis kepada masyarakat, termasuk ajakan melaksanakan shalat berjamaah.

Menurut Zulfikar, pendekatan tersebut menjadi bagian dari strategi pembinaan masyarakat yang mengedepankan kesadaran dan partisipasi aktif warga dalam menjaga ketertiban lingkungan.

Di sisi lain, Satpol PP Kampar juga melakukan penertiban terhadap warung remang-remang yang berpotensi melanggar ketentuan. Penindakan dilakukan melalui pendekatan intelijen guna memastikan tindakan yang diambil lebih efektif dan tepat sasaran.

Sebagai bentuk inovasi kelembagaan, Satpol PP Kampar juga mengembangkan program Satpol PP Desa. Melalui program ini, setiap desa memiliki petugas penghubung yang berperan sebagai perantara informasi antara masyarakat dan Satpol PP kabupaten.

“Inovasi ini membantu kami mempercepat respons terhadap laporan masyarakat, terutama di wilayah desa. Meski jumlah personel terbatas, pola ini cukup efektif dalam mendukung pelaksanaan tugas,” jelas Zulfikar.

Ia menambahkan, unsur perlindungan masyarakat (Linmas) juga memiliki peran penting sebagai mitra strategis Satpol PP di tingkat desa dan kelurahan. Linmas berada di bawah pembinaan Satpol PP dan berperan aktif dalam membantu menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.

Zulfikar berharap kunjungan kerja tersebut dapat memperkuat sinergi antar daerah, serta menjadi sarana berbagi pengalaman dalam meningkatkan efektivitas penegakan peraturan daerah.

“Kami berharap kunjungan ini dapat memperkuat kerja sama dan koordinasi antar daerah, sehingga upaya menjaga ketertiban umum dan memberikan rasa aman kepada masyarakat dapat berjalan lebih optimal,” tutupnya.(Advertorial)