BANGKINANG – Pemerintah Kabupaten Kampar melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) memastikan Masjid Al-Ikhsan Islamic Center Bangkinang dalam kondisi siap digunakan untuk pelaksanaan Shalat Idul Fitri 1447 Hijriah, menyusul rampungnya proses pembersihan pascarenovasi yang dikebut dalam beberapa hari terakhir.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Satpol PP Kampar, Zulfikar, mengatakan pihaknya mengerahkan sedikitnya 35 personel untuk membersihkan sisa material bangunan yang masih tersisa di dalam dan sekitar area masjid. Pembersihan dilakukan secara intensif guna memastikan kenyamanan dan keamanan jamaah.
“Kami pastikan seluruh area masjid sudah bersih dan siap digunakan. Tidak ada lagi sisa material yang dapat mengganggu pelaksanaan ibadah,” kata Zulfikar, Kamis (19/3/2026).
Menurutnya, langkah percepatan dilakukan sebagai respons atas kemungkinan pelaksanaan Shalat Idul Fitri yang jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026. Dengan waktu yang terbatas, Satpol PP bekerja sama dengan sejumlah instansi untuk mempercepat proses pembersihan.
Sejumlah pihak yang terlibat antara lain Sekretariat Daerah Kampar, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), pemadam kebakaran (Damkar), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta pengelola masjid.
Selain pembersihan interior, tim gabungan juga menata area luar masjid, termasuk halaman dan akses masuk, guna mengantisipasi lonjakan jumlah jamaah yang diperkirakan memadati kawasan Islamic Center saat Shalat Ied berlangsung.
Zulfikar menegaskan, keterlibatan Satpol PP dalam kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menjamin pelayanan publik, khususnya terkait fasilitas ibadah pada momentum hari besar keagamaan.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari implementasi kebijakan Bupati dan Wakil Bupati Kampar, Ahmad Yuzar–Misharti, melalui program Kampar Dihati yang menitikberatkan pada pelayanan publik yang responsif dan kepedulian terhadap fasilitas umum.
Masjid Islamic Center Bangkinang merupakan salah satu ikon Kabupaten Kampar yang setiap tahunnya menjadi pusat pelaksanaan Shalat Idul Fitri. Pemerintah daerah berharap kesiapan fasilitas ini dapat mendukung pelaksanaan ibadah yang aman dan nyaman bagi masyarakat.
Dengan selesainya proses pembersihan, Pemerintah Kabupaten Kampar optimistis pelaksanaan Shalat Idul Fitri 1447 Hijriah dapat berjalan lancar, sekaligus menjadi momentum kebersamaan masyarakat dalam merayakan hari kemenangan.(ADV)






