Kampar – Bupati Kampar Ahmad Yuzar menyoroti pentingnya kelayakan fasilitas bagi anak-anak asuh saat meninjau langsung Panti Asuhan Putera Muhammadiyah Daerah Kampar, Kamis (16/4). Peninjauan dilakukan untuk memastikan sarana dan prasarana yang tersedia mampu mendukung kenyamanan serta tumbuh kembang anak-anak di lingkungan panti.
Dalam kunjungan tersebut, Bupati Kampar didampingi sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Mereka memeriksa sejumlah fasilitas utama, mulai dari ruang tidur, ruang belajar, dapur, fasilitas sanitasi, hingga kondisi lingkungan sekitar panti asuhan.
Bupati Kampar mengatakan, pemerintah daerah memiliki tanggung jawab untuk memastikan anak-anak asuh mendapatkan fasilitas yang layak dan lingkungan yang sehat.
“Kita ingin memastikan anak-anak di panti asuhan ini mendapatkan tempat yang nyaman dan mendukung aktivitas belajar maupun perkembangan mereka sehari-hari,” kata Bupati Kampar di sela peninjauan.
Selain mengecek kondisi bangunan, Bupati juga berdialog dengan pengurus panti dan anak-anak asuh. Dalam kesempatan itu, ia mendengarkan langsung berbagai kebutuhan serta kendala yang selama ini dihadapi pihak pengelola.
Menurutnya, masukan dari pengurus panti akan menjadi bahan evaluasi bagi Pemerintah Kabupaten Kampar dalam menyiapkan langkah perbaikan dan bantuan lanjutan.
Ia menegaskan, perhatian terhadap panti asuhan merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan sosial masyarakat, terutama bagi anak-anak yang membutuhkan perhatian dan perlindungan.
“Pemerintah daerah akan terus berupaya memberikan dukungan, baik dalam bentuk fasilitas maupun program pembinaan agar anak-anak dapat tumbuh dengan baik,” ujarnya.
Sementara itu, pengurus Panti Asuhan Putera Muhammadiyah Daerah Kampar menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan perhatian yang diberikan Pemerintah Kabupaten Kampar.
Mereka berharap dukungan pemerintah dapat terus berlanjut sehingga kualitas sarana dan prasarana panti semakin baik dan aktivitas pembinaan anak-anak berjalan lebih optimal.
Kegiatan peninjauan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Acara kemudian ditutup dengan doa bersama antara jajaran pemerintah daerah, pengurus panti, dan anak-anak asuh.(Adv)






